Review Buku The Defend of Muslim: Buku Doa dan Dzikir yang Menjadi Teman Rutinitasku Setiap Hari
Beberapa waktu terakhir, aku sedang berusaha membiasakan diri untuk lebih rutin membaca dzikir pagi dan petang. Tidak selalu sempurna setiap hari, tapi aku percaya bahwa membangun kebiasaan baik memang dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan terus-menerus.
Karena itu, aku merasa perlu punya satu buku yang praktis, lengkap, dan mudah digunakan. Bukan untuk sekadar dikoleksi, tetapi benar-benar dipakai setiap hari.
Sampai akhirnya aku menemukan The Defend of Muslim: Panduan Doa dan Dzikir Sehari-hari Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah karya Syaikh Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani, yang aku beli di Hawariybooks.
Sejak saat itu, buku ini hampir selalu menjadi teman saat aku membaca dzikir pagi maupun dzikir petang di rumah. Biasanya setelah selesai berdzikir, dilanjut membaca Al-Qur’an. Rutinitas sederhana ini membuat hari terasa lebih tenang sebelum memulai aktivitas ataupun saat menutup hari.
Yang paling membuatku nyaman menggunakan buku ini adalah ukurannya yang kecil. Memang aku tidak selalu membawanya ke mana-mana, tetapi justru karena ukurannya ringkas, buku ini mudah disimpan di dekat tempatku biasa membaca. Jadi, setiap kali ingin berdzikir, aku tinggal mengambilnya tanpa perlu repot mencari.
Menurutku, kebiasaan kecil seperti ini justru membantu menjaga konsistensi. Ketika buku selalu mudah dijangkau, rasanya lebih mudah juga untuk membuka dan membacanya setiap hari.
Awalnya aku membeli buku ini tanpa ekspektasi yang tinggi. Aku hanya berpikir, “Paling isinya doa-doa yang sering kita dengar.”
Ternyata setelah membacanya, buku ini masih menjadi salah satu buku islami yang paling sering kubuka.
Ternyata Ini Berasal dari Kitab Hisnul Muslim
Setelah membaca lebih jauh, aku baru tahu bahwa buku ini merupakan adaptasi dari kitab Hisnul Muslim, salah satu kitab kumpulan doa dan dzikir yang sudah sangat dikenal di kalangan umat Islam.
Jadi bukan sekadar buku doa biasa, tetapi berisi doa-doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis Rasulullah ﷺ.
Yang paling membuatku betah menggunakan buku ini adalah isinya.
Awalnya kupikir hanya berisi dzikir pagi dan petang. Ternyata jauh lebih lengkap dari itu.
Di dalamnya ada dzikir bangun tidur, dzikir sebelum tidur, dzikir pagi, dzikir petang, dzikir setelah sholat, dzikir ketika mendengar adzan, hingga doa-doa untuk berbagai keadaan dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya:
- Doa ketika hujan turun,
- Doa saat mendengar petir,
- Doa ketika bersin,
- Doa ketika melihat buah yang mulai matang,
- Serta banyak doa lainnya yang mungkin jarang kita hafal.
Bahkan ada juga kumpulan doa dalam sholat, mulai dari doa iftitah, rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga sujud tilawah.
Jadi menurutku, buku ini benar-benar seperti “buku saku” yang menemani berbagai aktivitas seorang Muslim setiap hari.
Yang Paling Kusukai: Ada Dalilnya
Kalau harus memilih satu hal yang paling kusukai dari buku ini, jawabannya adalah setiap doa memiliki sumber yang jelas.
Di bagian bawah halaman terdapat catatan kaki yang menjelaskan asal doa tersebut. Ada yang berasal dari ayat Al-Qur’an, ada juga yang berasal dari hadis Nabi ﷺ.
Buatku pribadi, ini penting sekali.
Saat membaca doa, kita bukan hanya tahu bacaannya dan artinya, tetapi juga tahu bahwa doa tersebut memang memiliki landasan yang jelas.
Hal sederhana seperti ini justru membuatku semakin nyaman menggunakan buku ini setiap hari.
Bagian yang Paling Sering Kubuka
Kalau ditanya halaman yang paling sering kubuka, jawabannya pasti dzikir pagi dan petang.
Aku belum bisa mengatakan bahwa aku selalu konsisten setiap hari. Kadang ada hari-hari ketika aku terlambat membacanya.
Tapi setiap kali ingin mulai lagi, buku inilah yang pertama kali kucari.
Karena susunannya rapi, tulisannya nyaman dibaca, dan ukurannya praktis, rasanya jauh lebih mudah untuk kembali membiasakan diri berdzikir.
Desainnya Sederhana dan Cantik
Selain isinya, aku juga suka dengan tampilannya. Ukurannya Kecil, Tapi Manfaatnya Besar
Buku ini tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu hitam dan pink.
Aku suka karena desainnya sederhana, tidak berlebihan, tetapi tetap elegan. Cocok dijadikan koleksi pribadi maupun hadiah untuk keluarga atau sahabat.
Hal pertama yang membuatku jatuh hati tentu saja ukurannya.
Buku ini tidak tebal, tidak berat, dan benar-benar praktis dibawa ke mana saja.
Apakah Harganya Worth It?
Menurutku, iya.
Dengan isi yang sangat lengkap, ukuran yang praktis, kualitas cetakan yang baik, dan referensi dalil di setiap doa, harga buku ini masih sangat masuk akal.
Aku sendiri membeli buku ini di Hawariybooks, dan sampai sekarang belum pernah menyesal membelinya. Bahkan ketika tanggal cantik, tidak sungkan membeli lebih banyak, bisa untuk hadiah yang insyaaallah bermanfaat.
Malah, kalau ada teman yang bertanya rekomendasi buku doa dan dzikir, buku ini hampir selalu menjadi rekomendasi pertamaku.
Penutup
Di zaman sekarang, kita sering membawa ponsel ke mana-mana. Semua informasi memang bisa dicari lewat internet.
Namun, ada rasa yang berbeda ketika membuka sebuah buku kecil, membaca doa dengan tenang, tanpa notifikasi yang terus bermunculan.
Kalau kamu sedang mencari buku doa dan dzikir yang lengkap, praktis, berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta mudah dibawa dalam aktivitas sehari-hari, menurutku buku ini layak sekali untuk dimiliki.
Semoga buku kecil ini juga bisa menjadi teman yang menemanimu untuk lebih dekat dengan Allah, sedikit demi sedikit, setiap hari. 🤍
Kalau kamu sedang mencari buku doa dan dzikir yang lengkap, praktis, dan memiliki referensi dalil yang jelas, The Defend of Muslim benar-benar layak untuk dimiliki. Aku sendiri masih rutin menggunakannya, terutama untuk membaca dzikir pagi dan petang.
👉 Kamu bisa cek harga dan ketersediaannya melalui link berikut. Semoga bermanfaat dan menjadi teman ibadah setiap hari. 🤍
Kalau kamu sedang mencari buku islami lainnya, baca juga artikel berikut: Doa-doa Mustajab dari Al-Qur’an dan As-Sunnah
Comments
Post a Comment