Kenapa Dzikir Pagi dan Petang Itu Penting? Dalil, Keutamaan, dan Rekomendasi Buku Dzikir Praktis
"Hati yang sering mengingat Allah bukan berarti hidupnya tanpa masalah. Namun, di tengah banyaknya ujian, ia selalu memiliki tempat untuk kembali."
Di tengah kesibukan bekerja, belajar, mengurus keluarga, hingga mengejar berbagai target hidup, sering kali kita lupa meluangkan waktu sejenak untuk mengingat Allah. Padahal, hanya beberapa menit setiap pagi dan petang bisa menjadi sebab hati lebih tenang dan hidup terasa lebih berkah.
Aku sendiri juga masih belajar untuk istiqomah. Ada hari-hari ketika aku bisa membaca zikir pagi dan petang dengan lengkap. Namun, ada juga saat aku hanya sempat membaca zikir pagi, bahkan pernah sama sekali tidak membacanya. Rasanya malu kalau mengakuinya, tapi memang begitulah kenyataannya. Iman setiap manusia pasti mengalami pasang surut.
Karena itulah, tulisan ini bukan untuk menggurui siapa pun. Justru ini adalah pengingat untuk diriku sendiri, sekaligus semoga bisa menjadi motivasi bagi teman-teman yang sedang berusaha memperbaiki diri.
Apa Itu Dzikir Pagi dan Petang?
Dzikir pagi dan petang adalah kumpulan doa dan bacaan yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ untuk diamalkan pada waktu pagi dan sore hari. Bacaan-bacaan tersebut berasal dari Al-Qur'an dan hadist-hadist yang sahih.
Dzikir pagi biasanya dibaca setelah salat Subuh hingga sebelum matahari terbit. Sementara dzikir petang dibaca setelah salat Ashar hingga sebelum matahari terbenam, atau menjelang malam menurut sebagian ulama.
Meski hanya membutuhkan waktu sekitar 10–20 menit, amalan ini memiliki keutamaan yang sangat besar.
Mengapa Kita Perlu Membaca Dzikir Pagi dan Petang?
1. Karena Allah Memerintahkannya
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Berzikirlah kepada Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang."
(QS. Al-Ahzab: 41–42)
Dalam ayat lain Allah juga berfirman:
"Dan bertasbihlah kepada Tuhanmu pada waktu pagi dan petang."
(QS. Ghafir: 55)
Dari ayat-ayat tersebut, kita mengetahui bahwa mengingat Allah pada waktu pagi dan petang bukan sekadar amalan tambahan, tetapi termasuk ibadah yang sangat dianjurkan.
2. Menjadi Benteng Perlindungan
Salah satu manfaat terbesar dari zikir pagi dan petang adalah memohon perlindungan kepada Allah.
Di dalam rangkaian zikir terdapat berbagai doa perlindungan dari gangguan setan, keburukan manusia, penyakit, musibah, hingga berbagai keburukan yang mungkin tidak kita ketahui.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Perumpamaan orang yang berzikir kepada Rabbnya dengan orang yang tidak berzikir seperti orang yang hidup dengan orang yang mati."
(HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya dzikir dalam kehidupan seorang muslim.
3. Hati Menjadi Lebih Tenang
Allah berfirman:
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."
(QS. Ar-Ra'd: 28)
Ayat ini mungkin sudah sering kita dengar. Namun ketika benar-benar diamalkan, kita akan merasakan bahwa dzikir bukan sekadar bacaan, melainkan tempat untuk menenangkan hati ketika sedang banyak pikiran.
Mungkin masalah kita tidak langsung selesai. Namun, hati menjadi lebih kuat untuk menghadapinya.
4. Mengawali Hari dengan Mengingat Allah
Bayangkan jika sebelum membuka media sosial, membaca pesan pekerjaan, atau memikirkan berbagai urusan dunia, kita lebih dulu mengingat Allah.
Begitu pula ketika sore menjelang malam, kita menutup aktivitas dengan kembali mengingat-Nya.
Bukankah itu menjadi awal dan akhir hari yang begitu indah?
Tidak Harus Langsung Istiqamah
Banyak orang merasa minder karena belum bisa rutin membaca dzikir setiap hari.
Padahal, kita semua sedang belajar.
Aku sendiri pun masih sering lalai. Kadang hanya membaca sebagian, kadang hanya pagi, bahkan pernah tidak sama sekali. Tapi aku percaya, lebih baik terus mencoba daripada berhenti hanya karena merasa belum sempurna.
Semoga Allah memudahkan langkah kita untuk terus memperbaiki diri.
Buku Dzikir Pagi Petang yang Menurutku Sangat Praktis
Salah satu buku yang sering aku gunakan adalah Dzikir Pagi & Petang dan Setelah Shalat Fardhu Berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah karya Syaikh Sa'id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani, terbitan Darul Haq.
Alasan aku menyukai buku ini cukup sederhana.
Pertama, ukurannya kecil dan tipis sehingga mudah dimasukkan ke dalam tas. Aku juga sering meletakkannya di dekat Al-Qur'an agar lebih mudah diingat untuk dibaca.
Kedua, isi buku ini disusun berdasarkan Al-Qur'an dan hadist-hadist shahih sehingga membuatku lebih tenang saat mengamalkannya.
Yang paling membuatku kaget justru harganya. Saat membelinya, harganya sangat murah dan buku ini benar-benar worth it untuk dimiliki.
Kalau kamu termasuk orang yang lebih nyaman membaca buku fisik daripada melalui layar ponsel, buku ini bisa menjadi pilihan yang bagus.
Kalau Belum Punya Bukunya
Tenang saja.
Sekarang sudah banyak website ataupun aplikasi yang menyediakan bacaan dzikir pagi dan petang secara gratis berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Nanti aku akan menambahkan tautan website favoritku di bagian bawah artikel ini. Jadi, kamu tetap bisa membaca dzikir kapan saja melalui ponsel.
Kalau ingin yang lebih praktis untuk dibawa ke mana-mana, kamu juga bisa mempertimbangkan membeli buku yang aku gunakan tadi.
Penutup
Tidak ada manusia yang selalu semangat beribadah setiap hari. Ada masa ketika hati terasa begitu dekat dengan Allah, tetapi ada juga saat iman terasa menurun.
Yang terpenting bukanlah menjadi sempurna dalam semalam, melainkan terus kembali kepada Allah setiap kali kita lalai.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa mengingat-Nya di waktu pagi dan petang, memberikan ketenangan dalam hati, menjaga kita dari berbagai keburukan, serta memudahkan kita untuk istiqamah hingga akhir hayat.
Aamiin.
📚👉 Link pembelian buku: Shopee | Tokopedia | Lazada | Blibli
📱 Baca versi online: Rumaysho dzikir pagi petang
Kalau kamu sedang mencari buku islami lainnya, baca juga artikel berikut: Review Buku The Defend of Muslim: Buku Doa dan Dzikir yang Menjadi Teman Rutinitasku Setiap Hari
Comments
Post a Comment